Senin, 07 Juli 2008

Ribuan Bayi Dinamai 'Olimpiade'

Beijing - Posisi Beijing sebagai tuan rumah Olimpiade 2008 membuat banyak orang tua di Cina menamai bayinya 'Aoyun' alias 'Olimpiade'. Tren itu bahkan sudah berkembang sejak lama.

Dari laporan BBC, lebih dari 4.000 bayi di Cina telah diberi nama Aoyun dalam 15 tahun terakhir. Hal ini menunjukkan dukungan kepada pesta olahraga dunia yang akan digelar di Beijing bulan Agustus mendatang.

Menurut petugas, lebih dari 92% dari 4.104 bayi bernama Aoyun berkelamin laki-laki.

Nama Aoyun pertama kali muncul pada 1992, ketika Cina mencalonkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade pada tahun 2000. Sekitar 680 nama Aoyun didaftarkan saat itu, meski hak tuan rumah jatuh ke tangan Sydney, Australia..

Pada 2002, sekitar 553 bayi diberi nama Aoyun setelah Cina dipastikan terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2008. BBC juga melaporkan, dalam beberapa minggu bayi-bayi di Cina juga ada yang diberi nama 'Harapan untuk Sichuan', yang menunjukan solidaritas bagi korban gempa bumi. (Detiksport.com)

Minggu, 06 Juli 2008

Roma Mencoba Boyong Roman Pavlyuchenko

Tottenham Hotspurs melayangkan tawaran senilai 10 juta pounds, tapi CSKA Moskwa enggan melepas Roman Pavlyuchenko. Kini AS Roma mencoba memboyongnya.

AS Roma dikabarkan berminat memboyong striker Roman Pavlyuchenko dari CSKA Moskwa. Bahkan klub berjuluk Giallorossi itu siap melayangkan tawaran.

Sky Italia melaporkan Giallorossi mengamati Pavlyuchenko sepanjang gelaran Euro 2008. Striker timnas Rusia itu cukup produktif dengan tiga gol dari lima pertandingan, dan berperan besar menempatkan negaranya di semifinal Euro 2008.

Sejumlah klub elite menyatakan menginginkannya, tapi hanya Tottenham Horspurs yang serius dengan melayangkan tawaran senilai 10 juta pounds. Namun tawaran Spurs ditolak, dan pelatih Juande Ramos gagal memboyongnya ke White Hart Lane.

Jika Roma serius, CSKA Moskwa kemungkinan akan dipaksa melepas properti paling berharganya. Pavlyuchenko telah menyatakan siap bermain di Seri A atau La Liga.(GOAL.COM)

Roma Tawar Gilberto 2,5 Juta Pounds

Roma Tawar Gilberto 2,5 Juta Pounds

Gilberto kemungkinan tergiur tawaran AS Roma, tapi Arsene Wenger akan keberatan melepasnya.


AS Roma dikabarkan melayangkan tawaran senilai 2,5 juta pounds untuk mendapatkan Gilberto, jenderal lapangan tengah Arsenal, dari Emirates Stadium.

Sportitalia melaporkan Roma masih ingin menambah kekuatannya dengan pemain dari Liga Primer, dan salah satu opsi terbaiknya adalah Gilberto. Selain berharga murah, Gilberto juga masih bisa diandalkan untuk memperkuat lini tengah Giallorossi.

Kontrak Gilberto bersama Arsenal akan berakhir usai musim depan. Ia bukan lagi pemain andalan Arsene Wenger, dan lebih banyak duduk di bangku cadangan sepanjang musim lalu. Yang lebih mengenaskan Gilberto harus memberikan ban kaptennya kepada William Gallas.

Gilberto diperkirakan akan menerima tawaran Roma, tapi Wenger kemungkinan keberatan melepas pemain asal Brasil itu karena harus mencari penggantinya. Terlebih, Wenger kini sedang dibuat repot oleh upaya sejumlah pemain bintangnya yang ingin hengkang dari Emirates Stadium.

Sabtu, 05 Juli 2008

Roma Pasang Harga Perrotta €15 Juta

AS Roma beberapa waktu santer diberitakan ingin mendapatkan striker Adrian Mutu tapi kubu La Viola enggan melepas pemain andalannya itu. Rumor terakhir yang beredar mengatakan Fiorentina mungkin akan membiarkan Mutu pergi, asal Simone Perrotta termasuk dalam paket transfer itu.Agen Perrotta, Beppe Bozzo, langsung membantah kebenaran gosip ini. "Itu semua tak benar, hanya fantasi saja," katanya."Tak ada yang benar mengenai rumor itu. Perrotta akan tinggal di Roma, dia punya kontrak sampai 2010 dan kecil kemungkinan dia pindah."Namun, menurut sumber yang dekat dengan Perrotta, peluang terjadinya pertukaran Mutu-Perrotta tidaklah mustahil.Roma sudah memasang harga €15 juta untuk Perrotta dan walaupun pelatih Luciano Spalletti tak ingin Perrotta pindah, dia mungkin berpikir ulang kalau kubu La Viola bersedia membayar harga itu.

Roma gagal dapatkan Mutu dan Kewell

Mutu Dipastikan Bertahan



Rumor seputar masa depan striker Fiorentina Adrian Mutu di Firenze terungkap. Menurut agennya, Alessandro Moggi, Mutu akan tetap bertahan di Fiorentina.Sebelumnya, Mutu memang sempat dikabarkan bersitegang dengan La Viola karena menolak perpanjangan kontrak. Hal ini kontan menimbulkan spekulasi publik bahwa bomber Timnas Rumania ini akan hengkang musim depan.Namun, Moggi menyatakan jika rumor seputar ketegangan antara Mutu dan pihak klub itu hanyalah omong kosong. Moggi bahkan berani menjamin jika kliennya akan tetap bertahan di Fiorentina."Pihak klub memang telah menawarkan perpanjangan kontrak hingga 2012 kepada Mutu," papar Moggi seperti disitat Goal, Sabtu (5/7/2008)."Rumor tentang ketegangan antara Mutu dan pihak klub hanyalah rekayasa dari para jurnalis. Untuk itu, saya meminta agar para jurnalis menjalankan tugasnya dengan benar, dan kami juga akan melakukan pekarjaan kami," tegas Moggi."Hingga saat ini, kami belum menerima tawaran dari klub lain. Mutu merupakan pemain berkomitmen. Ia sangat bangga jika dipercaya mengenakan ban kapten," lanjutnya."Saya juga yakin 100 persen, Mutu akan bertahan di Fiorentina musim depan," beber putra mantan Direktur Umum Juventus Luciano Moggi itu.Sebelumnya Mutu memang banyak diincar berbagai klub macam AS Roma, Bayern Munich serta Arsenal. Namun, ketiga klub ini harus bersiap gigit jari jika Mutu memutuskan memperpanjang kontraknya di Artemio Franchi.



Galatasaray Berhasil Boyong Kewell

Penyerang tim nasional Australia, Harry Kewell, resmi bergabung dengan Galatasaray. Kewell memperoleh kontrak selama tiga tahun untuk membela klub papan atas Turki itu.Bergabungnya Kewell ke Galatasaray mengakhiri kiprahnya selama 13 tahun di Inggris. Dalam lima musim terakhir, Kewell memperkuat Liverpool. Sayangnya, selama kurun waktu itu kapten timnas Australia tersebut seringkali absen karena cederanya yang sering kambuh.Kewell memutuskan hijrah ke Turki kendati AS Roma dan Portsmouth juga tertarik untuk mendapatkannya. Kewell yang memulai kariernya di Inggris di musim 1995/96 bersama Leeds United ini menjadi bagian dari tim Liverpool yang menjuarai Liga Champions 2004/05 lalu.Sayangnya cedera membuatnya hanya tampil dalam 15 pertandingan bagi The Reds musim lalu. Dan Liverpool akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Kewell memasuki musim 2008/09 ini.Kendati menjadi figur penting di timnas Australia, Kewell tidak masuk dalam susunan skuad Socceroos ke Olimpiade Beijing 2008. Tiga orang pemain berusia di atas 23 tahun yang masuk dalam skuad Australia adalah Archie Thompson, David Carney dan Jade North.
(KABARBOLA.COM)

Riise Merasa Cocok di Roma




John Arne Riise merasa pilihannya bergabung dengan AS Roma adalah sebuah keputusan yang tepat. Ia langsung merasa nyaman saat pertama merasakan pindah ke Roma. Gelandang internasional Norwegia ini akhirnya memutuskan meninggalkan Liverpool setelah tujuh tahun merumput di Anfield. Riise pun mengungkapkan kesan pertamanya dengan tantangan baru di klub Seri A ini. "Roma adalah keputusan yang tepat. Saya membutuhkan petualangan baru, tantangan baru di level profesional dan tentu saja gaya hidup yang berbeda," ungkap Riise seperti dilansir Football Italia."Saya mendapat sambutan hangat dan itu seperti keluarga sesungguhnya. Pelatih Luciano Spalletti orang yang mencintai pekerjaan. Dia meminta 100 persen dari pemainnya dan tahu bagaimana mendapatkannya," tukasnya. Riise pun menyatakan siap mengerahkan seluruh kemampuannya untuk I Giallorossi. "Apa yang fans harapkan pada saya? Saya seorang yang suka berlari, melakukan tekel dan kerja keras saya untuk tim," janjinya.

Roma terbaik di Coppa Italia


Kesuksesan AS Roma menjuarai Coppa Italia musim 2007/08 adalah gelar yang kesembilan di ajang tersebut. Jumlah ini membuat Giallorossi menjadi klub tersukses di ajang itu bersama Juventus.Lewat format satu pertandingan di final, Minggu (25/5/2008), Roma menyabet titel juara Coppa Italia musim ini setelah mengandaskan Inter Milan 2-1 di partai puncak. Gelar kedua beruntun dicatatkan, titel kesembilan dibukukan.Sembilan gelar yang diraih Roma di ajang tersebut sama jumlahnya dengan torehan Juve. Mereka berdua kini menjadi tim yang paling banyak meraih gelar Coppa Italia.Di bawah kedua tim tersebut, ada Fiorentina yang telah meraih enam gelar juara Coppa Italia. Inter, yang selalu jadi lawan Roma di final selama empat musim terakhir, baru meraih lima gelar, sejajar dengan Torino dan AC Milan.