Sabtu, 29 November 2008

Roma bangkit bersama Totti

saat mencetak gol lawan Cluj



Luar biasa memang penampilan Roma dibeberapa pertandingan terakhir. Mereka melumat Chelsea 3-1, mengalahkan seteru abadi Lazio 1-0 menang atas Lecce 3-0 dan terakhir menang atas Cluj diliga Champions 3-1 dan hanya tertahan oleh Bologna 1-1 itu pun lewat gol bunuh diri Cicinho.


Tentu saja dibalik kesuksesan selalu ada aktor dibalik layarnya. Spalletti memang enius mapu meramu taktik baru dengan memainkan pola belah ketupat 4-4-2, tetapi bukan Spalletti aktor kesuksesan sebenarnya, Dia adalah.....tidak lain tidak bukan I'l Capitano Francesco Totti. Totti betul" menjadi inpirasi kemenangan Roma akhir" ini. Kehadirannya dilapangan membuat Roma bermain lebih sempurna, saat Totti cidera Roma seperti kehilangan sebuah Roh dari permainan, Roma bermain tanpa tujuan mereka seperti kehilangan arah Tanpa Totti. Tapi dengan kembalinya Totti sekarang membuat Roma bermain sempurna, liat saat Roma secara mengejutkan menjungkalkan Chelsea 3-1 di Olimpico, Totti betul" menjadi inspirasi untuk tim ini. Saat melawan seteru abadi Lazio assist Totti kepada Baptista membuat gol yang menjadi satu"nya pada pertandingan itu. Dalam 5 pertandingan terakhir Totti sudah mencetak 3 gol plus 1 gol waktu lawan Udinese (pinalty).


Jadi bisa dibilang Roma bangkit bersama Totti. Ini berarti ketergantungan Roma kepada Totti masih sangat besar, dan didalam tim masih belum ada yang mampu menggantikan peran Totti.


Semoga Roma terus menjalankan tren posistifnya, next Giornata 14 menjamu La Viola Fiorentina di Olimpico semoga Roma bisa mengatasi tim ini. Dan tetap berpijak dibumi....

Nasip Cicinho????


Niat benar nasip Cicinho di Roma sekarang, pemain yang di transper dari Real Madrid 2 musim lalu ini nasipnya sekarang terkatung-katung di Roma. Dalam beberapa pertandingan terakhir Cicinho hanya bisa duduk dibangku cadangan. Entah kenapa sejak Cicinho mencetak Gol bunuh diri pada saat melawan Bologna (1-1), Cicinho tidak pernah dipasang lagi oleh Luciano Spalletti, padahal kondisi tim sekarang sedang membaik.


Berita terakhir Cicinho sedang dilirik oleh Internacional dan Palermo. Tetapi hanya Internacional yang baru berani menawar, tetapi mereka keberatan dengan bandrol Cicinho yang cukup tinggi (sekitar 10 Juta Euro).


Padahal menurut gw Cicinho masih layak dipertahankan, mengingat dia adalah salah satu bek sayap terbaik, mungkin hanya butuh beberapan sentuhan untuk menyesuaikan dengan gaya maen di italia (walaupun ini udah jadi musim ketiganya).


Spalletti maapkanlah Cicinho, maenkan dia lagi...


Minggu, 23 November 2008

Giornata 13: Lecce 0-3 AS ROMA (Serigala on Fire)

Lecce 0-3 AS ROMA




Roma's Goals: 10' Vucinic (R) :d , 38' Juan (R) :d , 49' Totti (R) :d




Lecce: Benussi - Polegnhi, Fabiano, Stendardo, Esposito - Ariatti (57' Munari), Zanchetta (60' Ardito), Giaccomazzi, Caserta - Tiribocchi, Castillo (60' Cacia)




Roma: Doni - Cassetti, Mexes, Juan (70' Loria), Riise - Taddei, Brighi, DeRossi, Julio Baptista (83' Pizzarro) - Totti, Vucinic (66' Menez).




Yellow Cards: 44' Baptista (R), 57' Esposito (L)

Kemenangan atas Lazio 1-0 nampaknya betul" menjadi titik balik buat roma untuk bangkit. Saat bertandang ke Kandang Lecce dengan membawa rekor tidak pernah menang di luar kandang hingga pekan ke-12.




Roma betul" bernafsu untuk menang, sehingga saat pertandingan masih berjalan 10 menit Roma sudah unggul lewat Mirco Vucinic, memanfaatkan umpan terobosan dari Francesco Totti. Sesuai dengan janjinya Vucinic tidak merayakan Gol tersebut.



Pada menit ke-38 Roma berhasil menambah keunggulan lewat Juan yang memanfaatkan bola deflected tendangan Brighi yang membentur pemain Lecce, dan bola pantulan mengarah ke Juan yang dengan mudah menceploskan Bola.



Gol ketiga Roma dicetak dibabak kedua, tepatnya pada menit ke-49, Lewat I'l Capitano Francesco totti. Umpan terobosan yang berikan Brighi ke Totti, setelah itu Totti menghentikan bola sebentar, dan Benussi yang sudah terlanjur maju, Totti lop bola dan hasilnya Gol yang indah kawan"...




Dengan hasil ini Roma meraih 14 point dan berhasil naik keposisi 14, Giornata selanjutnya lawan La Viola Fiorentina, semoga Roma bisa melanjutkan tren positipnya...


Forza Roma

Kamis, 20 November 2008

1° Giornata andata (31/8/2008)

Roma ( Schema: 4-2-3-1 ): Doni, Cicinho (Menez 63' ), Mexes, Juan, Riise, (Tonetto 72 ), De Rossi, Pizarro, Cassetti, Aquilani, Baptista (Okaka 82 ), Vucinic. All. Spalletti. Cadangan: Artur, Panucci, Loria, Brighi

Napoli (Schema: 3-5-2 ): Iezzo, Santacroce, cannavaro P., Contini, Maggio, Blasi, Gargano, Hamsik (Pazienza 76 ), Vitale (Rinaudo 66 ), Lavezzi, Denis (Zalayeta 84). All. Reja. Cadangan: Navarro, Grava, Montervino, Pi�.

Arbitro: Rizzoli di Bologna

Kartu Kuning: Roma => Daniele De Rossi (DDR)
Napoli => Hamsik

Kartu Merah: Napoli => Santacroce

Gol: Roma => Aquilani (29°)
Napoli => Hamsik (55°)

Giornata 12: Derby Della Capitale

Giornata 12: AS ROMA 1-0 SS. Lazio ( Julio Baptista)


































Kamis, 09 Oktober 2008

Sensi Pastikan Posisi Spalletti

Presiden AS Roma Rosella Sensi mengonfirmasi posisi Luciano Spalletti sebagai pelatih menyusul spekulasi pemecatannya.


AS Roma tampil buruk saat mengawali musim 2008-09 dengan raihan tujuh poin di Serie A Italia dan menderita kekalahan memalukan dari CFR Cluj di stadion Olimpico pada partai perdana Liga Champions.

Banyak kritikan menimpa Luciano Spalletti , sehingga jabatannya sebagai pelatih I Lupi diperkirakan tinggal menghitung hari. Namun, presiden Rosella Sensi menyangkal klubnya akan melakukan pergantian pelatih, sekaligus menepis rumor perekrutan pelatih AC Milan Carlo Ancelotti -- eks pemain Roma. Sensi juga membantah terjadinya perpecahan dalam skuadnya.

"Situasi sulit ini membebani semua orang yang selalu berupaya mencari kemenangan," jelasnya kepada Forza Roma. "Roma keluarga yang hebat. Spalletti takkan digoyang, Ancelotti takkan terjadi."

Sensi resmi menjadi presiden Roma menyusul mangkatnya sang ayah, Agustus lalu, tapi sudah aktif dalam klub sejak 2004. Dia juga mengomentari kapten Francesco Totti yang lebih banyak menghiasi bangku cadangan musim ini.

"Aku tak tahu kapan dia bisa bermain, tapi aku rasa dalam waktu dekat," tuturnya. "Mungkin ini kabar terbaik saat ini."

Roma kalah 1-0 atas Siena dalam lanjutan Serie A, akhir pekan lalu. Giallorossi akan kembali beraksi saat menghadapi musuh berat Inter Milan di Olimpico usai rehat kualifikasi Piala Dunia pekan ini.