Sabtu, 29 November 2008
Roma bangkit bersama Totti
Nasip Cicinho????

Minggu, 23 November 2008
Giornata 13: Lecce 0-3 AS ROMA (Serigala on Fire)

Lecce: Benussi - Polegnhi, Fabiano, Stendardo, Esposito - Ariatti (57' Munari), Zanchetta (60' Ardito), Giaccomazzi, Caserta - Tiribocchi, Castillo (60' Cacia)
Roma: Doni - Cassetti, Mexes, Juan (70' Loria), Riise - Taddei, Brighi, DeRossi, Julio Baptista (83' Pizzarro) - Totti, Vucinic (66' Menez).
Yellow Cards: 44' Baptista (R), 57' Esposito (L)
Kemenangan atas Lazio 1-0 nampaknya betul" menjadi titik balik buat roma untuk bangkit. Saat bertandang ke Kandang Lecce dengan membawa rekor tidak pernah menang di luar kandang hingga pekan ke-12.

Roma betul" bernafsu untuk menang, sehingga saat pertandingan masih berjalan 10 menit Roma sudah unggul lewat Mirco Vucinic, memanfaatkan umpan terobosan dari Francesco Totti. Sesuai dengan janjinya Vucinic tidak merayakan Gol tersebut.
Pada menit ke-38 Roma berhasil menambah keunggulan lewat Juan yang memanfaatkan bola deflected tendangan Brighi yang membentur pemain Lecce, dan bola pantulan mengarah ke Juan yang dengan mudah menceploskan Bola.

Gol ketiga Roma dicetak dibabak kedua, tepatnya pada menit ke-49, Lewat I'l Capitano Francesco totti. Umpan terobosan yang berikan Brighi ke Totti, setelah itu Totti menghentikan bola sebentar, dan Benussi yang sudah terlanjur maju, Totti lop bola dan hasilnya Gol yang indah kawan"...
Dengan hasil ini Roma meraih 14 point dan berhasil naik keposisi 14, Giornata selanjutnya lawan La Viola Fiorentina, semoga Roma bisa melanjutkan tren positipnya...
Forza Roma
Kamis, 20 November 2008
1° Giornata andata (31/8/2008)
Napoli (Schema: 3-5-2 ): Iezzo, Santacroce, cannavaro P., Contini, Maggio, Blasi, Gargano, Hamsik (Pazienza 76 ), Vitale (Rinaudo 66 ), Lavezzi, Denis (Zalayeta 84). All. Reja. Cadangan: Navarro, Grava, Montervino, Pi�.
Arbitro: Rizzoli di Bologna
Kartu Kuning: Roma => Daniele De Rossi (DDR)
Napoli => Hamsik
Kartu Merah: Napoli => Santacroce
Gol: Roma => Aquilani (29°)
Napoli => Hamsik (55°)
Kamis, 06 November 2008
Kamis, 09 Oktober 2008
Sensi Pastikan Posisi Spalletti
Presiden AS Roma Rosella Sensi mengonfirmasi posisi Luciano Spalletti sebagai pelatih menyusul spekulasi pemecatannya.
AS Roma tampil buruk saat mengawali musim 2008-09 dengan raihan tujuh poin di Serie A Italia dan menderita kekalahan memalukan dari CFR Cluj di stadion Olimpico pada partai perdana Liga Champions.
Banyak kritikan menimpa Luciano Spalletti , sehingga jabatannya sebagai pelatih I Lupi diperkirakan tinggal menghitung hari. Namun, presiden Rosella Sensi menyangkal klubnya akan melakukan pergantian pelatih, sekaligus menepis rumor perekrutan pelatih AC Milan Carlo Ancelotti -- eks pemain Roma. Sensi juga membantah terjadinya perpecahan dalam skuadnya.
"Situasi sulit ini membebani semua orang yang selalu berupaya mencari kemenangan," jelasnya kepada Forza Roma. "Roma keluarga yang hebat. Spalletti takkan digoyang, Ancelotti takkan terjadi."
Sensi resmi menjadi presiden Roma menyusul mangkatnya sang ayah, Agustus lalu, tapi sudah aktif dalam klub sejak 2004. Dia juga mengomentari kapten Francesco Totti yang lebih banyak menghiasi bangku cadangan musim ini.
"Aku tak tahu kapan dia bisa bermain, tapi aku rasa dalam waktu dekat," tuturnya. "Mungkin ini kabar terbaik saat ini."
Roma kalah 1-0 atas Siena dalam lanjutan Serie A, akhir pekan lalu. Giallorossi akan kembali beraksi saat menghadapi musuh berat Inter Milan di Olimpico usai rehat kualifikasi Piala Dunia pekan ini.












