Tampilkan postingan dengan label BERITA TENTANG MOTO GP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA TENTANG MOTO GP. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 September 2008

Rossi Bikin Rekor Baru


Juara dunia MotoGP tujuh kali Valentino Rossi tampil sebagai juara GP San Marino. Dengan hasil terakhir di Sirkuit Misano, The Doctor berhasil menyamai rekor 68 kemenangan MotoGP yang dipegang Giacomo Agostini.

"Beberapa hari terakhir saya melihat Agostini kurang bahagia. Hari ini saya melihatnya tersenyum; dia datang menyapa saya, mendoakan saya dan saya menang," ungkap Rossi dilansir Eurosport, Senin (1/9/2008).

Kemenangan di Misano membuat Rossi kini memimpin klasemen dengan selisih 75 poin dari pesaing terdekatnya, Casey Stoner. Dengan hanya lima race tersisa, peluang Vale merebut gelar juara dari tangan Stoney pun kian membuncah.

"Kami memimpin 75 angka. Ini berarti kami sedang berada pada posisi kuat. Kami tak pernah menyerah dan yang paling penting kami mampu mengangkat kepala meski tengah berada dalam keadaan sesulit apapun," ujar rider Fiat Yamaha itu.

"Tahun ini saya berkata pada diri saya sendiri bahwa untuk mengalahkan Stoner maka kami membutuhkan Valentino terbaik. Saya berupaya mengeluarkannya. Meski tidak pasti kapan Rossi terbaik akan keluar, saya merasa telah mengeluarkannya. Saya senang," putusnya.

Superpede Rossi


Gelar juara MotoGP Valentino Rossi sudah di depan mata. Dengan lima balapan MotoGP tersisa, pembalap Fiat Yamaha itu sudah unggul 75 angka atas pesaing terdekatnya Casey Stoner. Vale pun superpede.

"Di awal tahun saya berpikir harus mengerahkan seluruh kemampuan terbaik untuk memberikan perlawanan kepada Stoner dalam perebutan titel juara. Jadi dengan memimpin 75 angka itu sudah luar biasa," ungkap The Doctor, dilansir Visordown Kamis (4/9/2008).

"Tapi tidak mudah melakukan hal itu. Saya mencoba melakukan beberapa perubahan untuk menggapai apa yang telah kita dapatkan hingga kini. Saya mengendarai motor dengan baik dan memiliki tim yang hebat di belakang saya," sambung Rossi.

Kegagalan Stoney di beberapa race terakhir, menjadi berkah terselubung bagi pencapaian angka dramatis Rossi di klasemen kejuaraan MotoGP mutakhir.

"Laguna Seca adalah kuncinya. Sebelum itu Stoner ibarat berada di planet lain. Tapi kami mampu membalikkan keadaan," tutup Vale.

Minggu, 17 Agustus 2008

Brno jadi milik Rossi


Valentino Rossi merebut gelar juara GP Rep. Ceska yang digelar di Sirkuit Brno. Pembalap Fiat Yamaha itu berhak menaiki podium teratas setelah rival utamanya Casey Stoner terjatuh di lap ke tujuh, Minggu (17/8/2008).

Nasib kurang beruntung memang dialami Stoner. Padahal pembalap Ducati itu telah memimpin jauh sejak awal lomba. Namun kesalahan yang dilakukannya di lap ketujuh harus dibayar mahal dengan terlemparnya dia dari lomba.

Rossi yang berada tepat di belakang Stoner tidak menyia-nyiakan kesalahan yang dilakukan Stoney. Vale langsung tancap gas tanpa bisa dikejar rider lainnya. Vale pun menyelesaikan lomba dalam waktu 43:28.841

Juara kedua di GP Ceska direbut rider Ducati Alice Antonio Elias tertinggal 15.004 detik. Sementara pembalap Suzuki Loris Capirossi harus puas berdiri di podium ketiga meski sebelumnya sempat menyeruak ke posisi kedua.

Rider Shinya Nakano yang mengendarai Honda Gresini berhak menapak posisi keempat setelah bersaing ketat dengan Anthony West. Sementara West yang menjadi andalan Kawasaki berhasil menduduki posisi kelima Sirkuit Brno.

Jarak point Rossi dengan Stoner menjadi 50 point dan dengan Pedrosa menjadi 65 point

Selasa, 05 Agustus 2008

Lorenzo Takut Naik Motor


Tiga bulan terakhir ini menjadi mimpi buruk Jorge Lorenzo. Dalam kurun waktu itu, Lorenzo beberapa kali terjatuh dari kuda besinya. Imbasnya, pembalap Fiat Yamaha itu jadi takut menunggangi motor.
Musibah Lorenzo diawali di GP China. Lantas di Le Mans, dua kali Lorenzo terjatuh hingga pergelangan kakinya bermasalah. Tren jatuh dari motor dilanjutkan Lorenzo di Mugello dan terakhir menimpanya di Barcelona, di mana kepalanya terantuk aspal jalanan.
"Keadaan kini berubah. Malangnya, saya terlalu banyak mengalami kecelakaan beruntun dan itu membuat saya takut motor. Saya bukan orang yang sama seperti di awal musim," ungkap Lorenzo di Autosport, Kamis (30/7/2008).
"Dalam tingkat persaingan seperti ini, jika Anda takut terhadap motor dan kehilangan rasa percaya diri, maka selesai sudah. Wajarnya saya tidak takut jatuh dari motor dan cedera, tapi saya sedang mengalami krisis sekarang dan sedang mencari cara menghilangkan rasa takut ini," lanjut rekan setim Valentino Rossi itu.
Dengan pengalaman terjatuh sebanyak itu, wajar jika Lorenzo parno alias paranoid menunggang motor. Lorenzo butuh waktu agar feeling serta keberaniannya memacu maksimal motor Yamahanya bisa kembali seperti semula.
"Solusi terbaik adalah dengan meluangkan waktu lebih banyak mengendarai motor dan membawanya dengan cara terbaik jadi saya bisa mengembalikan pede. Ini adalah cabang olahraga yang membahayakan. Tapi jika seorang rider yakin akan kemampuan diri dan motornya, dia bisa menguasai dirinya dari bahaya. Saya harus kembali ke kondisi tersebut," harap dia.

Kamis, 24 Juli 2008

'Rossi Menang karena Membalap dengan Hati'

Laguna Seca - Sepak terjang Valentino Rossi dalam meraih kemenangan di MotoGP AS dikeluhkan Casey Stoner. Tapi buat Team Manager Fiat Yamaha Davide Brivio, Rossi cuma membalap dengan sepenuh hati.Rossi harus berjibaku dengan sengit dalam mengatasi perlawanan Stoner di Laguna Seca, Senin (21/7/2008) dinihari WIB. Keduanya saling susul menyusul nyaris sepanjang balapan.Pada akhirnya pembalap Yamaha itu keluar jadi pemenang, meninggalkan sang rider Ducati yang sempat terjerembab di gravel akibat ketatnya persaingan.Stoner kemudian menolak bersalaman dengan Rossi di parc ferme usai balapan dan mengeluhkan gaya balapan Rossi, kendati Brivio segera melakukan pembelaan buat pembalapnya itu."Tak ada alternatif: sepanjang pekan Stoner mendominasi dengan selisih delapan per sepuluh sampai satu detik dari pembalap lain, jadi Rossi tahu kalau membiarkan Stoner memimpin akan berarti ketinggalan darinya," ujar Brivio kepada Italia1 yang dikutip Autosport.Brivio pun menilai bahwa satu-satunya peluang Rossi juara saat itu adalah tetap memimpin dan tak membiarkan Stoner melaluinya. Itulah yang lantas dilakukan "The Doctor" di lintasan."Saya bilang dia bereaksi terhadap setiap pergerakan (Stoner). Dalam pendapat saya, itu adalah balapan luar biasa yang sekali lagi menunjukkan apa yang bisa Anda lakukan saat membalap dengan hati Anda," demikian Brivio

Stoner Debat Rossi Usai Balapan

Laguna Seca - Casey Stoner dan Valentino Rossi terlibat balapan sengit di MotoGP AS. Keduanya lantas saling bertukar kata-kata dan berdebat singkat di parc ferme Laguna Seca.

Kedua pembalap tersebut bersaing sengit untuk berebut posisi satu, praktis sedari balapan dimulai. Keduanya saling susul menyusul sampai suatu ketika Stoner melebar dan sempat terjatuh dari motornya di gravel.

Hal itu membuat Rossi dengan leluasa meraih kemenangan pertamanya di Laguna Seca dan Stoner harus puas finis di posisi dua. Namun, menyoal gaya membalap Rossi, rider Ducati itu sama sekali tak bisa puas.

Usai balapan, percakapan singkat terjadi ketika Rossi sedang mencoba menyalami tangan Stoner di parc ferme Laguna Seca, dan tertangkap kamera BBC. Berikut pembicaraan keduanya:

Rossi: Balapan yang bagus
Stoner: Tidak, kamu tak bisa membalap seperti itu
Rossi: Itulah balapan, Casey
Stoner: Yang seperti itu namanya balapan? Oke, kita lihat saja

Stoner lantas menjelaskan keluhannya tersebut, dengan menyebut gaya membalap "The Doctor" sebagai terlalu agresif dalam melakukan overtaking. Tapi, dia juga tetap bersikap sportif dengan melayangkan pujian.

"Tapi, begini, Valentino melaju dengan baik dan saya sama sekali tak keberatan dengan itu, hanya buat saya beberapa overtake melewati batas. Namun saya sudah bicara dengannya mengenai itu di podium dan kami hanya akan menatap balapan berikutnya," jelas Stoner, seperti dilansir Autosport.

Rossi sendiri enggan disebut terlalu agresif. "Balapan yang bagus. Saya menyesal kalau Stoner mengeluh. Saya paham pertarungan kami sangat agresif, tapi saya pikir dia mengeluh lebih karena pada akhirnya dia tertinggal. Saya sangat sedih dia merasa marah di awal, tapi saya pikir setelah balapan (sengit) seperti ini, wajar (dia marah) karena dia sudah tertinggal," ujar Rossi kepada Italia1.

Rossi Italiano Kedua Penjinak Laguna Seca

Valentino Rossi mematahkan "kutukan" di Laguna Seca dengan juara untuk kali pertama. Dia kini jadi pembalap non-Amerika Serikat ketiga yang digdaya pada kelas 500cc/MotoGP, sekaligus jadi rider Italia kedua yang juara di sirkuit itu.Sebelum musim 2008, sudah sembilan kali Laguna Seca digunakan sebagai arena balap 500cc/MotoGP --1988 sampai 2007 (1988-1991, 1993-1994, 2005-2007). Dari jumlah itu pembalap tuan rumah, Amerika Serikat, tampil dominan dengan tujuh kali jadi juara.Hanya Luca Cadalora (Italia) dari Yamaha dan rider Ducati Casey Stoner (Australia) yang bisa mematahkan dominasi tersebut. Cadalora juara tahun 1994 sementara Stoner naik podium teratas pada musim lalu.Rossi kini boleh berbangga diri karena menambah deretan pembalap yang mendobrak dominasi tersebut. Di seri MotoGP AS, Senin (21/7/2008) dinihari WIB, pembalap Italia itu jadi pembalap pertama yang melintasi garis finis.Pembalap berjuluk The Doctor tersebut boleh kian berpuas diri mengingat ini adalah kali pertama dia bisa menaklukkan sirkuit Laguna Seca yang biasanya tak ramah buat dirinya.Pada tahun 2005 ketika kali pertama membalap di sirkuit tersebut pada ajang kompetitif, Rossi hanya bisa finis di posisi tiga. Semusim setelahnya, dia malah harus retire walau lantas bisa mencatat posisi keempat di musim 2007.Baru pada musim inilah Laguna Seca berhasil jinak di tangan Rossi yang jadi nomor satu dengan selisih waktu cukup jauh dari Stoner, yang finis di posisi dua. Rossi juga menjadi pembalap Italia kedua yang juara di sirkuit itu sejak tahun 1994, sekaligus memperteguh dominasi Yamaha yang kini sudah enam kali mengantar pembalapnya jadi juara di Laguna Seca pada kelas 500cc/MotoGP.



Juara kelas 500cc/MotoGP di Laguna Seca:








Tahun-Negara-Pembalap-Tim





1988 Amerika Serikat Eddie Lawson Yamaha





1989 Amerika Serikat Wayne Rainey Yamaha





1990 Amerika Serikat Wayne Rainey Yamaha





1991 Amerika Serikat Wayne Rainey Yamaha





1993 Amerika Serikat John Kocinski Cagiva





1994 Italia Luca Cadalora Yamaha





2005 Amerika Serikat Nicky Hayden Repsol Honda RC211V





2006 Amerika Serikat Nicky Hayden Repsol Honda RC211V





2007 Australia Casey Stoner Ducati Desmosedici GP7





2008 Italia Valentino Rossi Yamaha